Interface Untuk
Berbagai Tipe Handphone
Oleh: Susanto Wibisono
Koselan
The world of
communication today is more sophisticated. Communication tool is now not just to
communicate it, but has become the tool of account, organizer as a reminder, and
as a means of comfort with a fairly interesting game. Display faces various
mobile phone brands are also more varied and more interesting.
Current mobile phone capabilities also allow that we can replace the 'start-up
logo ", logo and' sound' his ring. In addition to the specific software the
phone list in the SIM Card can be read or edited. For certain cases, for example
in dipassword SIM Card (SIM Card Lock) can be reopened without requiring a
password (pin). More and more mobile phone brands currently also a problem on
mobile phone with a PC interface. This is because the interface between a PC
with a mobile phone has no standards. Unlike the RS232 communication protocol
that was standardized in the IEEE. Therefore, in order for a PC can communicate
with a variety of mobile phone connection is necessary to note at each
handphonenya.
In this occasion will be discussed the connection between PC and Samsung SGH600,
Samsung SGH2100. The connection between the PC and Siemens S10/S11 and S1088.
The connection between the PC and Siemens C25, S25, C35, S35, or M35.
Handphone saat ini bukanlah alat yang mewah, hampir semua memilikinya. Logo
maupun ring tonenya dapat diganti sesuai dengan keinginan user. Dan saat ini
logo pada handphone sudah tidak lagi menjadi sekedar tampilan tetapi sudah
menjadi tren.
Dunia komunikasi saat ini sudah semakin canggih. Alat komunikasi sekarang tidak
hanya sekedar untuk berkomunikasi saja namun telah menjadi alat bantu hitung,
organizer sebagai pengingat, maupun sebagai sarana penghibur dengan permainannya
yang cukup menarik. Tampilan muka berbagai merek handphone juga semakin
bervariasi dan semakin menarik.
Kemampuan handphone saat ini juga memungkinkan agar kita dapat mengganti ‘start
up logo’ , logo maupun ‘ring sound’-nya. Selain itu dengan
perangkat lunak tertentu maka isi daftar telepon didalam SIM Card dapat dibaca
maupun diedit. Untuk kasus tertentu, misalnya pada SIM Card yang dipassword (SIM
Card Lock) dapat dibuka kembali tanpa memerlukan passwordnya (pin). Semakin
banyak merek handphone saat ini juga menimbulkan masalah pada interface
handphone dengan PC. Hal ini dikarenakan interface antara PC dengan handphone
tidak mempunyai standar. Tidak seperti protokol komunikasi RS232 yang sudah
distandarkan dalam IEEE. Oleh karena itu agar sebuah PC dapat berkomunikasi
dengan berbagai macam handphone maka perlu diketahui koneksi pada setiap
handphonenya.
Dalam kesempatan ini akan dibahas koneksi antara PC dan Samsung SGH600, Samsung
SGH2100. Koneksi antara PC dengan Siemens S10/S11 maupun S1088. Koneksi antara
PC dengan Siemens C25, S25, C35, S35 atau M35.
Koneksi dengan
Samsung SGH600/2100
Tabel 1 Tabel Koneksi Samsung SGH600/2100
Konektor Samsung SGH600/2100 dengan PC mempunyai pin yang paling banyak,
terdapat 18 pin. Tidak seperti konektor anatar Nokia dengan PC yang hanya 9
pin.
Gambar 1 Koneksi Pada Handphone Samsung SGH600/2100
Untuk dapat berkomunikasi dengan handphone maka diperlukan sebuah level
konverter dari RS232 level ke TTL level. Seperti tampak pada gambar 2.
Gambar 2 Skematik Diagram Interface PC dengan Handphone SGH600/2100
Dioda D6 dan D9 digunakan untuk menyearahkan tegangan yang masuk ke LM7805 dan
juga dapat berfungsi sebagai proteksi agar arus dari DTR tidak masuk kembali ke
pin RTS dan begitu pula sebaliknya.
Pada rangakaian ini tidak memerlukan poser supply eksternal karena sudah
menggunakan supply dari PC, yaitu dengan menggunakan supply dari pin RTS dan DTR.
Hal ini disebabkan karena rangkaian ini hanya menarik arus yang cukup kecil pada
saat beroperasi.
Koneksi dengan
Siemens S25, S35, M35
Koneksi dengan handphone Siemens pada dasarnya dapat menggunakan rangkaian yang
hampir sama dengan skematik rangkaian pada gambar 2. Namun perbedaanya adalah
pada perangkat lunak yang berkomunikasi dengan handphone Siemens tersebut.
Konektor handphone Siemens S25, S35, M35, C35 dapat dilihat pada gambar 3.
Gambar 3 Konektor Handphone S25, C35, M35, S35
Untuk penggunaan dari masing-masing pin dari konektor di atas dapat dilihat pada
tabel dibawah ini :
Tabel 2 Tabel Pinout Konektor S25, S35, M35, dan C35
Sedangkan untuk handphone Siemens yang lain yaitu SL10 fungsi dan hubungan pada
konektornya dapat dilihat pada gambar 4. Pada handphone SL10 tampak bahwa
konektor terletak pada bagian dalam handphone sehingga untuk jenis handphone ini
akan lebih sukar dalam menghubungkannya dengan PC. Selain itu dibutuhkan suatu
konektor khusus untuk menghubungkannya dengan PC. Tetapi pada tipe S10 maupun
SL11 konektornya terletak diluar badan handphone seperti tipe handphone Siemens
yang lain seperti S25. Konektor untuk tipe handphone ini daat dilihat pada
gambar 5.
Gambar 5 Pinout Konektor S10/S11
Fungsi dari tiap-tiap pinout konektor tersebut dapat dilihat pada tabel 3
dibawah ini.
Tabel 3 Tabel Pinout Konektor Handphone S10/S11
Walaupun mempunyai jumlah pin yang banyak pada konektornya namun untuk
berkomunikasi dengan PC, S10 maupun S11 hanya menggunakan 3 pin saja yaitu pin
14 dari Max232 yaitu Data Out, Pin 3 Data In dan pin ground saja. Pin-pin yang
lainnya tidak digunakan untuk berkomunikasi dengan PC namun digunakan untuk
antena dan pin untuk baterai. Dari tabel juga terlihat bahwa dari ke-16 pin
yang ada hanya digunakan 11 pin saja dan pin yang lainnya tidak mempunyai fungsi.
Untuk meng-interface-kan handphone S10/S11 dapat digunakan skematik rangakain
seperti pada gambar 6.
Gambar 6 Skematik Diagram Interface S10 dan S11 dengan PC
Pada gambar di atas power supply untuk rangkaian tetap digunakan power supply
dari PC karena rangkaian ini hanya membutuhkan arus yang sedikit supaya dapat
bekerja dengan baik.
Gambar 7 Skematik Diagram Interface S25, C25, M35 dengan PC
Dari semua skematik yang ada dapat dilihat bahwa semuanya hampir sama baik
koneksi dengan RS232 port maupun pada bagian power supply-nya namun hanya
berbeda pada bagian koneksi di port handphone-nya. Dari kondisi demikian
bukanlah tidak mungkin dibuat suatu interface universal untuk berbagai tipe
handphone dengan menggunakan kabel interface khusus untuk tiap-tiap handphonenya.
Koneksi Handphone
Nokia 3210, 8210, 8810
Gambar 8 Konektor Handphone Nokia 3210
Pada handphone Nokia 3210, 3310, 8810, ataupun Nokia 8210 letak konektornya
berada di bawah baterai sehingga untuk handphone tipe ini lebih sukar untuk
meng-interface-kannya dengan PC. Selain itu konektor yang digunakan ukurannya
lebih kecil dan khusus. Semua handphone Nokia mempunyai 2 protokol dalam
berkomunikasi dengan PC yaitu protokol M2BUS, yang lebih dikenal dengan MBUS dan
protokol FBUS.
MBUS merupakan protokol komunikasi antara handphone Nokia dengan PC yang
half-duplex hanya menggunakan 2 pin saja, pin MBUS dan GND sedangkan protokol
FBUS merupakan komunikasi half-duplex yang menggunakan 3 pin, TxFBUS, RxFBUS dan
GND. Protokol MBUS merupakan protokol yang pertama kali dibuat oleh Nokia agar
handphone Nokia dapat berkomunikasi dengan PC. Protokol FBUS merupakan protokol
yang lebih baru, yang menawarkan kecepatan transfer data yang lebih cepat.
Service dan ‘adjustment’ yang dahulu hanya bisa menggunakan protokol MBUS saja
sekarang bisa dilakukan dengan menggunakan protokol FBUS.
Gambar 9Konektor Handphone Nokia 3210

Gambar 10 Konektor Handphone Nokia 8810
Interface yang diperlukan agar handphone Nokia dapat berkumunikasi dengan PC
tidak terlalu berbeda dengan interface yang telah diuraikan di atas.
Perbedaannya terletak pada rangkaian output setelah MAX232. Pada skematik
rangkaian yang terdahulu output dari MAX232 langsung dihubungkan ke konektor
handphone tetapi tidak pada handphone Nokia. Hal ini disebabkan karena
handphone Nokia dengan protokol MBUS, komunikasinya data (transfer/receive data)
hanya menggunakan pin MBUS saja. Oleh sebab itu digunakan 2 buah transistor
yang digunakan untuk mengatur data yang ditransferkan ke PC atau data yang
ditransferkan ke handphone.
Gambar 11 Skematik Diagram Interface Handphone Nokia dalam Mode M2BUS