Materi ini dulu saya kirimkan ke Majalah Mikrodata tgl 24
Agustus 2001
Karena tdk ada
kejelasan balasan maka saya publish di web ini
Demak , 24 Agustus 2001
Kepada Yth:
Redaksi Majalah Mikrodata
Gedung Gramedia Lt 6
Jl. Palmerah Selatan 22
Jakarta 10270
Dengan Hormat,
Berikut ini saya mengirimkan artikel untuk
pemrograman Visual Basic (VB 6) dengan judul: “ MENAMBAHKAN VARIABEL, OPERASI
MATEMATIS DAN ANGKA PENGACAK DALAM FUNGSI ENKRIPSI”.
Dan untuk honor penulisan ini bila dimuat
dengan senang hati saya terima dan mohon di transfer ke tabungan:
...................
Terimakasih.
Hormat Kami.
ttd
(Arif Johar Taufiq)
MENAMBAHKAN VARIABEL,
OPERASI MATEMATIS DAN
ANGKA PENGACAK DALAM
FUNGSI ENKRIPSI
Ide ini adalah hasil pengembangan
dari tulisan Nur Hasanah tentang Menambahkan Fungsi Enkripsi Dalam Program, (Mikrodata,
Volume 6 Seri 15) dimana fungsi enkripsi ini berguna untuk pengaman data-data
penting, seperti password, nomor kartu kredit, daftar gaji, dsb agar tidak bisa
dibaca secara langsung. Cara enkripsi ini yaitu dengan cara membaca karakter
text kedalam nilai ASCII-nya dan nilai ASCII yang kurang dari 128 akan
ditambahkan dengan angka 128, kemudian membalikan lagi ke format karakter ACSII.
Sedangkan nilai ASCII yang lebih dari 128, akan dikurangi dengan 128 lalu
mengembalikan lagi dalam karakter format ASCII dan untuk nilai ASCII yang sama
dengan 128 akan dibiarkan tetap.
Tulisan ini menambahkan variabel
pengacak, operasi matematis dan angka pengacak pada fungsi enkripsi yang ditulis
di Mikrodata, Volume 6 Seri 15 oleh saudara Nur Hasanah. Kelebihan dari
penambahan variabel, operasi matematis dan angka pengacak ini adalah fungsi
enkripsi lebih susah untuk ditembus, karena adanya penambahan variabel, bentuk
operasi matematis dan angka pengacak. Walaupun variabel, bentuk operasi
matematis sama, tetapi angka pengacak berbeda satu digit saja hasil enkripsi
sudah berbeda. Apa lagi dengan kombinasi variabel, bentuk operasi matematis dan
angka pengacaknya.
Variabel pengacak ini bebas kita tentukan
sendiri, dengan jumlah variabel, bentuk operasi matematisnya dan angka
pengacaknya. Dimana prinsipnya seperti penjelasan di atas, tetapi dengan
menambah variabel, bentuk operasi matematis (penjumlahan dan pengurangan), dan
angka pengacak. Pada contoh program, variabel pengacak ada 3 buah yaitu: X, Y, Z
dengan operasi matematis penjumlahan/pengurangan angka pengacak masing-masing 1,
2, 3. Lebih jelasnya lihat program. Contoh penggunaan, panggil fungsi enkripsi
dalam contoh ini:
Kript(“Text yang mau di Enkripsi, 1,2,3).
Sedangkan fungsi Dekripsi
dilakukan dengan cara meng-enkript text yang ter-enkripsi. Untuk pengembangan
lebih jauh tentunya pembaca dapat menambahkan jumlah variabel, operasi matamatis
dan angka pengacaknya sesuai selera untuk tingkat pengaman yang dibutuhkan.
Listing Program
Option
Explicit
----------------------
Public
Function Kript(Text As String, X As Integer, Y As Integer, Z As Integer) As
String
Dim strTemp As
String
Dim i As
Integer
For i = 1 To
Len(Text)
If
Asc(Mid$(Text, i, 1)) < 128 Then
strTemp =
Asc(Mid$(Text, i, 1)) + 128 - X + Y - Z
ElseIf
Asc(Mid$(Text, i, 1)) > 128 Then
strTemp =
Asc(Mid$(Text, i, 1)) - 128 + X - Y + Z
End If
Mid$(Text, i,
1) = Chr(strTemp)
Next i
Kript = Text
End Function
-----------------------------
Private Sub
Crypt_Click()
Text2.Text =
Kript(Text1.Text, 1, 2, 3)
End Sub
----------------------------
Private Sub Decrypt_Click()
Text3.Text = Kript(Text2.Text, 1, 2, 3)
End Sub
Tampilan

Pengirim:
Arif Johar Taufiq
(arifjt@yahoo.com)